Laman

Perhatian : para pengunjung di Larang Pencet / klik judul iklan yg bertentangan dengan SYARIAH ISLAM, harap maklum karena pemilik website tidak bisa mengontrol penuh tampilan iklan. .. terimakasih dan anda berkunjung di blogger tentang ternak / penangkaran, semoga kita semua selalu diberi keselamatan dan kesehatan oleh Alloh SWT. amin ya robbal alamin.

Cara Budidaya Ikan Koi Berhasil dan Mudah

Cara Budidaya Ikan Koi Berhasil dan Mudah atau Teknik Dasar Memelihara. Ikan koi bertelur layaknya mirip burung Cucak Rowo tapi jangan disamakan persis. Postingan ini di hadirkan karena ada keluarga yang telah membeli ikan koi dan sepertinya bertelur ketika ada di rumah, maka aku coba gali informasi yang aku dapat dari internet, berikut ulasannya : Ikan koi merupakan salah satu ikan primadona yang banyak digemari oleh masyarakat di berbagai macam belahan dunia, tak terkecuali Indonesia. Keberadaan ikan koi atau ikan mas memberikan peluang tersendiri untuk para pebisnis dan pembudidaya ikan hias. Budidaya ikan koi yang baik adalah memperhatikan teknik pemijahkan meliputi kolam pemijahan, induk koi unggul, tersedia pakan benih dan perawatan intensif. Selain karena harganya yang mahal, ikan yang satu ini tergolong mudah untuk dibudidayakan. Permintaan pasar akan ikan yang eksotis ini juga sangat tinggi. Bukan hanya untuk hiasan saja, namun sebagian orang yang hobi dan menggandrungi ikan mas rela merogoh kocek dalam-dalam untuk memiliki ikan koi yang memiliki jenis tertentu.

Tak heran banyak orang yang tergiur dan ingin coba memelihara dan membudidaya ikan koi. Sayangnya tak semua orang bisa dan mampu memelihara ikan koi dengan baik. Salah-salah malah ikan yang niat awalnya dibudidayakan malah mati.

Cara Seleksi Induk Koi

Pilih induk koi matang kelamin dan matang tubuh. Matang kelamin yaitu induk jantan sudah menghasilkan sperma dan induk betina sudah menghasilkan telur matang. Matang tubuh yaitu secara fisik mereka sudah siap menjadi induk produktif.

Fisik prima, tidak cacat, sirip dan sisik lengkap. Gerakan anggun, seimbang , tidak loyo. Umur jantan minimal 2 tahun, betina minimal 3 tahun. Betina lebih besar dibanding jantan, perutnya terlihat lebih besar dibanding punggung. Jantan sebaliknya lebih langsing dan perut rata jika dilihat dari punggung. Sirip induk jantan siap kawin akan muncul bintik-bintik putih.

Seekor induk betina berpasangan dengan 2 atau 3 induk jantan. Ini menjaga kalau jantan lagi tidak mut. Dengan menyediakan stok jantan lebih dari satu, kegagalan pemijahan bisa dihindari.

Tidak disarankan menggunakan induk yang paling bagus, karena keturunannya biasanya jelek. Anak keturunannya belum tentu sebagus induk. Pilih koi biasa saja, tetapi masih memiliki sifat-sifat unggul, seperti warna pekat. Kalau seleksi benih nanti bisa pilih mana yang terbaik.

Artikel :
Cara Ternak Burung Cucak Rowo
Cara Mudah Ternak Burung Lovebird 
Cara Ternak Burung Murai Batu

Syarat Kolam Pemijahan Koi

Kolam pemijahan dibuat terpisah dengan kolam taman. Kolam pemijahan harus mempunyai pintu masuk dan pintu keluar air tersendiri. Seluruh kolam harus diplester dan dapat dikeringkan.

Luas kolam pemijahan bervariasi. Untuk kolam sempit boleh seluas 3-6 m2 dengan kedalaman 0,5 m. Lokasi kolam cukup mendapat sinar matahari, tidak terlalu berisik, terlindung dari jangkauan anak-anak dan binatang peliharaan.

Sediakan juga kolam penetasan telur dan perawatan benih. Kolam penetasan, bentuknya bisa persegi panjang atau bulat. Kalau bulat diameter 1,5 sampai 2 m.
Tambah satu kolam lagi jika ada, yaitu kolam untuk menumbuhkan pakan alami dipakai untuk mensuplai pakan benih jika kuning telurnya telah habis. Kedalaman kolam sekitar 30 cm. Luas kolam antara 6-10 m2, cukup memadai.
Dinding kolam bisa dilapis vinil yaitu bahan yang biasa untuk membuat bak fiberglass. Dengan lapisan vinil, kolam-kolam tersebut lebih terjamin kebersihannya dan efek dari semen bisa dihilangkan.

Persiapan Kolam Koi

Kolam dikeringkan dibawah terik matahari, pintu masuk dipasang saringan untuk mencegah telur yang mungkin hanyut.
Biasanya koi akan bertelur dibawah tanaman atau bahan apa saja yang bisa dipakai untuk menempelkan telur. Oleh karena itu sediakan penempel telur yang memadai agar telur koi bisa selamat.
Penempel telur bisa menggunakan kakaban, yang dipakai untuk memijah ikan mas. Kakaban dibuat dari ijuk yang dijepit dengan bilah bambu dan dipaku. Kakaban yang baik terbuat dari ijuk panjang dan rata, panjang 120 cm lebar 40 cm. Jumlah kakaban sesuaikan dengan besar induk betina, 4-6 buah untuk setiap 1 kg induk betina.
Agar bisa mengapung, kakaban disusun di atas sepotong bambu yang masih utuh. Diatas kakaban diberi bilah bambu dan diikat agar kumpulan kakaban tidak tercerai-berai ketika pasangan induk memijah. Sebelum dipasang, kakaban dibersihkan, dicuci, dan dibilas agar terbebas dari lumpur.
Kakaban dipasang setelah kolam diisi air. Air selalu mengalir ke kolam pemijahan untuk merangasang pasangan koi untuk memijah. Selain kakaban tempat penempel telur bisa menggunakan tanaman air seperti Hydrilla disusun atau potongan tali rafia sebagai pengganti ijuk.

Pelaksanaan Pemijahan Ikan Koi

Induk dimasukkan sekitar pukul 16.00 dan akan mulai memijah tengah malam. Induk betina akan berenang mengelilingi kolam dengan diikuti induk jantan di belakang. Makin lama gerakan mereka makin seru. Induk jantan menempelkan badannya ketika mengikuti induk betina. Pada puncaknya, induk betina akan mengeluarkan telur dengan sesekali meloncat ke udara. Aktifitas betina ini segera diikuti jantan dengan mengeluarkan cairan sperma.

Telur-telur yang terkena sperma akan menempel pada kakaban atau bahan penempel telur lain dan sulit lepas. Juga ada sebagian telur jatuh ke dasar kolam. Perkawinan selesai pada pagi hari. Segera Induk dipisah dari telurnya. Jika terlambatm telur bisa habis dimakan induknya.

Ada dua cara untuk memisahkan induk dari telur yang dihasilkan. Pertama, dengan memindahkan induk dari kolam pemijahan dan tetap membiarkan telur menetas di kolam tersebut. Cara kedua dengan memindah telur ke kolam penetasan. Cara pertama lebih praktis karena lebih menghemat kolam.

Untuk mencegah agar tidak terserang jamur, telur-telur direndam dulu dalam larutan Malachyt green dengan konsentrasi 1/300.000 selama 15 menit sebelum ditaruh di kolam penetasan. Ketika akan merendam telur-telur ini, sebaiknya kakaban digoyang-goyangkan pada air agar kotoran yang mungkin menutupi telur bisa terlepas.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan jika ingin mencoba memeilihara dan membudidayakan ikan koi. Berikut ulasannya :

  1. Kolam Ikan Koi
    Pemeliharaan ikan koi dapat menggunakan bantuan media mulai dari kolam semen, kolam taman, kolam tanah, sampai dengan kolam terpal. Namun ada beberapa orang yang salah persepsi bahwa memelihara ikan koi bisa di dalam aquarium. Hal tersebut sebenarnya salah, karena ikan koi bisa hidup dengan baik hanya di tempat yang luas.Mayoritas aquarium hanya memiliki luas yang terbatas. Jadi tidak cocok digunakan untuk memelihara ikan warna warni ini. Ukuran kolam ikan koi yang ideal adalah minimal 1,5 meter x 2 meter, dan dengan kedalaman 80 sampai 50 cm.
    Ukuran tersebut terbilang ideal karena jika terlalu dangkal, maka ikan koi akan terkena paparan sinar matahari secara langsung sehingga mengakibatkan warna tubuhnya menjadi pucat. Selain itu usahakan kolam ikan koi memiliki jarak dengan bibir kolam sebesar 25 cm untuk menghindari ikan lompat ke luar kolam.

  2. AirIkan koi bisa hidup dengan baik jika habitatnya terjaga kebersiahannya. Oleh sebab itu perlu perawatan ekstra untuk menjaga kebersihan dari air tempat hidup ikan koi. Penggunaan filter berlapis diperlukan untuk menjaga kebersihan dan kejernihan air.
    Selain itu juga harus diperhatikan tingkat keasaman air. Untuk pemeliharaan koi yang baik adalah 6,5 sampai dengan 8,5. Sirkulasi air di dalam kolam koi juga harus terjaga. Karena itulah harus disediakan pompa yang dapat mengalirkan air sebanyak 25 liter per menit.
    Namun jika pembudidaya tidak menggunakan bantuan penyaringan atau filter, maka diharuskan untuk mengganti air kolam dengan air yang bersih minimal sekali dalam dua minggu agar tetap terjaga kebersihannya.

  3. Pakan Ikan Koi Pakan ikan koi juga harus diperhatikan jika menginginkan hasil ikan koi yang berkualitas tinggi. Pemilihan pakan yang bagus juga dapat membantu menjaga kesehatan koi dan membuat warna kulit ikan koi semakin terang dan tampak indah. Pakan koi sendiri bisa dibedakan menjadi dua, yakni pakan alami dan pakan buatan. Untuk membantu pertumbuhan koi, dapat diberi makan wheat germ yang mengandung protein mencapai 32 %. Sangat bagus untuk mempercepat pertumbuhan ikan koi.
    Sedangkan pakan yang digunakan untuk membantu membuat warna ikan menjadi lebih terang adalah pakan yang mengandung karoten. Zat karoten tersebut dapat ditemui pada kepiting, salmon, udang-udangan, kutu air, jentik nyamuk, cacing darah, wortel, alga atau ganggang spirullina, sawi, kubis, semangka, sampai dengan cabai hijau.
Demikian beberapa point cukup penting mengenai ikan koi dan mohon maaf bila ada yang salah, kritik saran tambahan bisa anda tulis di kotak komentar di bawah seputar Cara Budidaya Ikan Koi Berhasil dan Mudah
Baca Selengkapnya..

Cara Memanen Kroto Hasil Ternak

Cara Memanen Kroto Hasil Ternak | Waktu Pemanenan Budidaya Penangkaran Kroto. Bisnis jual telur semut atau kroto cukup menjanjikan dimana salah satu faktor penunjang bagi kesehatan pada burung berkicau yang cukup penting tentunya asal sesuai bagi karakter burung tersebut. Bila pengambilan di alam sudah tidak seimbang lagi maka tidak ada salahnya kita melirik atau mencoba usaha menangkar semut rangrang. Apalagi harga kroto saat ini cukup mahal / hari ini.

Disini aku mencoba membagikan informasi yang aku dapatkan dari internet. Perkiraan Kapankah waktu kroto mulai bisa dipanen? jawabannya, secara teoritis telur semut rangrang mempunyai daur 15-20 hari. Mulai dari telur-larva-hingga menjadi semut. Pemanenan bisa dilakukan setelah sarang semut terlihat penuh dengan telur atau kroto yang berwarna putih. Pada media atau sarang yang telah stabil, selanjutnya kroto bisa dipanen setiap 15-20 hari.
Pada awal budidaya, sebaiknya bibit koloni dibiarkan berkembang biak sehingga populasi semutnya bertambah. Setidaknya hingga 6 bulan pertama tidak dipanen terlebih dahulu. Kemudian setelah 6 bulan, pemanenan bisa dilakukan 2 kali setiap bulannya. Atau bisa diatur menjadi setiap hari dengan mengkombinasikan jumlah sarang dan siklus panen.

Tahap melakukan pemanenan adalah sebagai berikut:

  • Sediakan wadah berupa baskom atau ember plastik.
  • Siapkan juga saringan dari kawat ram, letakkan dalam baskom tersebut.
  • Pergunakan sarung tangan karet untuk menghindari gigitan semut.
  • Ambil media atau sarang dan tumpahkan isinya ke dalam baskom yang sudah diberi saringan kawat ram. Kroto akan jatuh ke dasar baskom sedangkan semutnya akan tersaring.
  • Bersihkan media paralon dan letakkan kembali kawat ram yang berisi semut pada rak.

Tahap Proses Pemberian Pakan

Aneka ragam macam jenis-jenis pakan budidaya kroto diantaranya adalah dari ulat, jangkrik, belalang, cecak dan sampai hewan kecil lainnya. Bisa juga disajikan daging ayam yang telah direbus agar tidak membusuk dan berbau. Atau, berikan tulang-tulangan, pemberian tulang sapi atau kambing harus dipecahkan sampai sumsumnya keluar. Pakan tersebut berfungsi sebagai asupan protein dan lemak bagi kroto.
Selain dari protein, budidaya kroto membutuhkan sumber gula. Di alam, semut rangrang mendapatkan asupan karbohidrat dari gula, biasanya berupa nektar yang dihasilkan kutu daun seperti aphid. Dalam budidaya kroto karbohidrat disediakan dengan memberikan gula pasir yang dilarutkan dalam air.

Artikel :
Cara Ternak Burung Cucak Rowo
Cara Mudah Ternak Burung Lovebird
Cara Ternak Burung Murai Batu

Tips Trik Cara memberi makan pada Koloni Semut Rangrang adalah sebagai berikut:

  • Gunakan tatakan, bisa dari piring plastik atau wadah lain yang bentuknya ceper. Letakan bahan makanan dalam wadah tersebut, misalnya ulat hongkong, belatung, daging ayam atau tulang belulang. Wadah diletakkan pada rak disamping sarang semut.
  • Sebagai sumber gula, gunakan tatakan kecil untuk tempat air yang telah dicampur dengan gula pasir. Larutkan 1-2 sendok gula pasir pada sekitar 200 ml air bersih. Biasanya air larutan gula akan habis dalam 2-3 hari, tergantung pada jumlah koloni.
  • Sebagian dari kita mungkin menggunakan makanan hidup (tapi ini sesuai syariat Islam atau tidak ya ? WaAllohu A'lam bissowaf)
Berikut hal-hal yang cukup penting dalam ternak semut rangrang dg hasil kroto :
Pada Bibit koloni untuk budidaya kroto bisa didapat dari hasil tangkapan di alam atau membelinya dari petani lain. Ada kiat-kiat tersendiri untuk mendapatkan bibit koloni dari alam, yang akan kami uraikan dalam tulisan terpisah.
Apabila Cukup kesulitan mendapatkan bibit koloni dari alam, kita bisa membeli bibit kroto pada pembudidaya lain. Bibit kroto biasanya dijual dalam kemasan stoples atau botol plastik bening. Harganya cukup mahal, satu botol plastik berukuran 1 liter harganya sekitar ribuan rupiah.

Posisi kandang Sebaiknya diletakkan di tempat yang lumayan tenang, jauh dari gangguan, karena ratu semut membutuhkan ketenangan agar bisa bertelur dengan optimal. Kandang budidaya kroto akan lebih baik bila ditempatkan di ruangan tertutup.

Demikian  uraian mengenai seputar penangkaran yang cukup menarik untuk aku ulas, mohon maaf bila ada salah kata ataupun salah teknik, aku harapkan anda  sampaikan dikotak komentar dan artikel ini mengangkat judul Cara Memanen Kroto Hasil Ternak
Baca Selengkapnya..

Cara Memindahkan Piyik Perkutut ke Puter

Cara Memindahkan Piyik Perkutut ke Puter merupakan bagian teknik rawat asuh diluar induk aslinya. Dengan memisahkan piyik perkutut ketika baru berumur seminggu maka si induk perkutut bebas tugas membesarkan piyik perkututnya dan bisa segera bertelur kembali. Sehingga produktivitas akan meningkat bisa 2 – 3 kali lipat dibanding dengan bila induk perkutut harus menunggu piyiknya sampai besar.
Bagaimana tip-tipsnya memindahkan piyik perkutut ke puter secara aman dan nyaman ?
Demikian tips berikut ini:
Tips pertama : perhatikan tanggal nelor perkutut anda dan tandai, semisal perkutut anda bertelur tanggal 1-9-09 nanti saat usia telor seminggu kisaran 9-01-15 siapkan puter anda, cari yang bertelor saat itu, kalo tidak ada yang bertelur taruh telur palsu disarangnya (biasanya langsung dierami), kenapa harus diperhatikan tanggal pengeramannya, karena di saat kita memindahkan piyik perkutut dari indukanya yang kurang lebih sudah berumur 1 minggu, puter merasa telur yang dieraminya sudah waktunya menetas (alaminya unggas 2 minggu) jadi tepat tgl 21/22-01-15 piyik perkutut anda sudah bisa dipindah ke puter.
Tips kedua: perhatikan cara memindah piyikan sebaiknya dilakukan sore hari setelah piyik diloloh induknya, dan bila menetas dua ekor sebaiknya pindah seekor dahulu kemudian pagi/siang/sore perhatikan apa puternya/babysisternya mau meloloh si piyik perkutut atau tidak, bila tidak cepat-cepatlah dikembalikan keinduknya lagi tetapi bila mau meloloh maka piyik perkutut seekor lagi boleh dimasukkan.

Artikel :
Cara Ternak Burung Cucak Rowo
Cara Ternak Burung Murai Batu
Cara Mudah Ternak Burung Lovebird
Cara Proses Ternak Burung Kenari

Tips ketiga: untuk makanan puter sebaiknya jumlahnya banyak dan bervariasi untuk menghindari sifat jenuh dari puter itu sendiri, dan usahakan setiap pagi dan sore biar sedikit mesti ditambah makanan, contoh makanan ideal untuk puter (milet, jewawut, kenari seed, milet merah, gabah bangkok, beras merah, ketan hitam, plus voor pedaging atau petarung atau voor burung berkicau)
Demikian sedikit tips memindahkan piyikan perkutut ke puter/baby sister, untuk jenisnya bisa puter apa saja, dan satu pasang puter bisa meloloh piyik perkutut mungkin sampai enam ekor.

Tips trik diatas kebetulan kudapat dari informasi internet dan kuutak atik sebagian dan semoga bermanfaat untuk kelangsungan budidaya burung berkicau dari kepunahan di Hutan Alam Raya, mohon maaf bila ada tips yang kurang berkenan alias salah maka mohon di tulis di kotak komentar untuk postingan kali ini mengenai seputar tentang Cara Memindahkan Piyik Perkutut ke Puter
Baca Selengkapnya..

Membesarkan Piyik Perkutut dg Induknya dan Puter

Membesarkan Piyik Perkutut dg Induknya dan Puter | Asuh Trotolan atau Anakan oleh Burung Lain dan dengan Induknya sendiri. Banyak cara yang dilakukan peternak perkutut guna mempercepat produksivitas ternak perkututnya, salah satu cara yang umum dilakukan yaitu dengan jalan memanfaatkan puter sebagai pengasuh/baby sitter, yang mana diketahui bahwa burung puter mau memberi makan/meloloh piyik perkutut yang notabene bukan anaknya sendiri. Pasangan induk puter akan memberi makan hingga piyik perkutut siap untuk dipisahkan

Piyik Perkutut milik Penangkar asal Gresik lokasi Lamongan
piyik perkutut milik penangkar asal Gresik, lokasi foto di Lamongan

Menggunakan induk Puter

Kita tentulah bisa menggunakan beberapa Puter untuk membesarkan piyik perkutut, biasanya piyik perkutut yang berumur 7-9 hari adalah saatnya dipasang ring pada salah satu atau kedua kakinya setelah diambil/dipisahkan dari induk Perkututnya.

Hal ini dilakukan agar induk Perkutut tidak dibebani untuk membesarkan/merawat anak-anak piyiknya, disamping tujuan utamanya agar si induk perkutut dalam waktu yang tidak terlalu lama ( biasanya sekitar 10 hari ) sudah bisa bertelor kembali. Dengan demikian siklus bertelor dan menetaskan anak piyiknya hanya membutuhkan sekitar 28 - 34 hari ( biasanya rata-rata 30 hari ) saja yaitu :
·        Mengerami telor                                  : 14 – 15  hari
·        Membesarkan anak                             :  7 – 9 hari
·        Proses perkawinan/bertelor lagi            :  7 – 10  hari
Berarti akan dapat mempercepat atau menambah produksinya per tahun.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan dan kurang menguntungkan antara lain :
  • Perlu dipilih induk Puter yang sehat dan mempunyai sifat ke ibu an, sehingga dapat membesarkan dan merawat piyik perkutut dengan baik sampai pada waktunya untuk dipisahkan setelah berumur sekitar 35 – 40 hari ketika piyik-piyik tersebut sudah bisa makan sendiri.
  • Bila induk Puter tidak sehat, akan menular kepada piyik-piyik tersebut dan bila induk Puter kurang bisa merawat piyik-piyik dengan baik, akibatnya kebutuhan makanannya kurang diberikan dengan baik yang akan mengganggu pertumbuhan piyik-piyik tersebut. Apalagi kalau sampai tidak diberikan makan sama sekali pada waktu piyik masih berumur dibawah sebulan, maka piyik-piyik tersebut harus dibantu dengan diloloh oleh orang.
  • Demikian pula kandang indukan Puter yang relatif kecil dan sempit, sehingga piyik-piyik tersebut pada waktu berumur diatas 12 hari mulai belajar terbang sampai betul-betul bisa terbang kesana-kemari, tidak dapat dilakukan dengan sempurna dan akan berakibat tubuhnya kurang mendapatkan latihan yang juga dapat mempengaruhi “ power “ suaranya kurang keras.

Tetap bersama induk Perkutut

Pada waktu piyik-piyik perkutut berumur 7-9 hari setelah menetas, adalah saat yang tepat untuk memasang ring di salah satu atau kedua kakinya dan kemudian piyik-piyik tersebut dikembalikan lagi ke sarang induk Perkututnya.

Tugas membesarkan dan merawat sampai piyik-piyik berumur 35 – 40 hari saatnya dipisahkan dari induknya tetap dilakukan oleh induk Perkutut sendiri. Beberapa hal yang kurang menguntungkan antara lain :
  • Si induk memerlukan waktu membesarkan dan merawat piyik-piyiknya lebih lama sampai waktunya bertelor kembali yaitu sekitar 56 – 65 hari ketimbang menggunakan Puter yang hanya sekitar 30 hari saja, hal tersebut dapat dijelaskan sbb. :
-   Mengerami telornya                :  14 – 15 hari
-   Membesarkan anak piyiknya  :  35 – 40 hari
-   Proses perkawinan                  :    7 – 10 hari
Mungkin pernah terjadi ketika anak piyiknya masih berumur sebulan, si induk sudah mulai bercumbu alias birahi dan siap bertelor, maka yang perlu diperhatikan agar secepatnya si anak piyik diambil/dipisahkan dari induknya sebelum dihajar atau setidaknya dipatoki oleh induknya.
  • Karena waktu membesarkan dan merawat anak piyiknya lebih lama, maka kedua induknya mempunyai beban yang lebih berat dan juga proses produksi serta siklus bertelornya menjadi lama ( kurang produktif, kecuali memang ada yang sengaja menunda produktivitasnya ). Perlu diperhatikan dengan memberikannya tambahan makanan berupa vitamin seperti Vit-E, minyak ikan, B-Pleks, dan lain-lain.
Bagi pertumbuhan si piyik sebaliknya sangat menguntungkan, karena selain mendapatkan makanan langsung dari induknya yang pas dan sesuai dengan kebutuhannya, selama berada dibawah asuhan induknya sejak mulai bisa terbang dapat melakukan gerakan terbang kesana-kemari yang membuat tubuhnya sehat dan kokoh serta mentalnya lebih kuat. Yang juga perlu diperhatikan ketika saatnya mulai belajar terbang sekitar berumur 10 – 12 hari adalah saat kritis, sebab belum bisa terbang kembali keatas sarangnya terutama pada musin penghujan, maka setiap sore hari perlu diadakan pengecekan dan kalau ternyata berada dibawah/lantai, harus segera ditolong dan diambil serta diletakkan ke sarangnya kembali. Sebab bila tidak dilakukan akan bisa mati kedinginan atau dikerubung semut-semut dilantai.

Demikian beberapa hal yang cukup penting kita ketahui, dan tulisan artikel diatas
kudapat dari beberapa informasi di internet dan sedikit aku rubah dan mohon maaf bila ada yang salah pada postingan diatas mengenai hal berupa Membesarkan Piyik Perkutut dg Induknya dan Puter
Baca Selengkapnya..

Cara Merawat Piyik Perkutut dan Makanan

Cara Merawat Piyik Perkutut dan Makanan sangat penting dalam menunjang salah satu point dalam perkembangan trotolan / anakan itu sendiri. Seminggu setelah menetas dengan perkembangan wajar, anak perkutut umumnya tentulah sudah tumbuh besar. Sebagian besar tubuhnya sudah ditumbuhi bulu-bulu jarum. Pada umur ini, anak perkutut belum aktif bergerak. Organ-organ geraknya, sayap dan kaki, masih terlihat sangat lemah. Kakinya belum mampu mengangkat tubuh dan sayapnya belum bisa dikepak-kepakkan.
Pada umur sekitar sepuluh hari, mungkin ada yang melakukan pemasangan cincin pada kaki anak perkutut. Pemasangan dilakukan dengan cara memasukkan cincin pada tiga jari yang menghadap ke depan, lalu didorong ke belakang hingga melewati jari yang menghadap ke belakang. Setelah melewati jari yang menghadap ke belakang berarti cincin telah terpasang pada kaki perkutut. Jika pemasangan cincin terlambat, cincin akan susah terpasang karena kaki anak perkutut sudah tumbuh besar dan kaku.

Cara Merawat Piyik Perkutut dan Gresik
Sengingatku foto ini piyik perkutut kujepret di Lamongan
Setelah dipasangi cincin atau umur sepuluh  hari,  anak  perkutut  bisa tetap dipercayakan ke induknya sendiri   sepanjang   induknya tidak    menelantarkan    anak-anaknya atau dititipkan ke puter untuk   dibesarkan.   Dengan   dititipkannya anak perkutut ke puter, induk perkutut dapat segera bertelur lagi. Namun, jangan lupa untuk membuang bahan sarangnya dan mengganti bahan sarang yang baru seminggu kemudian. Anak perkutut akan diasuh oleh puter hingga mampu hidup sendiri.
Umur dua minggu bulu-bulu jarum mulai mengembang dan anak perkutut mulai berusaha keluar dari sarang. Pada umur ini, anak perkutut sering terlihat bertengger di tenggeran. Gerakannya menjadi semakin aktif, terutama saat lapar. Kakinya mulai bisa digunakan untuk melompat, sedangkan sayapnya mulai bisa dikepakkan.
Pada umur tiga minggu, anak perkutut mulai sering mengepak-ngepakkan sayap. Bulu-bulunya pun semakin sempurna menutup tubuh. Ketika lapar anak perkutut seumur ini akan mengejar induknya untuk minta suap. Sarang semakin sering ditinggalkan.
Umur empat minggu anak perkutut mulai bisa terbang meskipun belum sempurna. Selain bisa terbang, anak perkutut juga mulai bisa makan sendiri. Anak perkutut yang telah berumur empat minggu bisa dipisah dari induknya (disapih).

E     Menjaga Kesehatan Induk
Sangkar, pakan, dan air minum yang selalu terjaga kebersihannya sebenarnya sudah bisa menghindarkan perkutut dari serangan penyakit. Meskipun demikian, adakalanya perkutut masih juga terserang penyakit. Cadangan dan mencret merupakan contoh penyakit yang kadang-kadang menyerang perkutut.

1.     Cacingan
Perkutut yang terserang cacing menampikkan gejala kurus dan ekor sering digerak-gerakkan (seakan-akan berusaha membuang sesuatu dari kloaka). Kadang-kadang pada kotorannya dijumpai cacing.
Cacing InsaAlloh bisa dibasmi dengan obat cacing untuk burung

2.     Mencret
Kondisi fisik kotoran bisa digunakan untuk mengetahui gangguan penyakit pencernaan. Perkutut yang sehat mengeluarkan ko toran dengan kondisi padat lunak (adakalanya keluarnya kotoran dibarengi dengan keluarnya cairan bening sehingga berkesan seperti mencret, padahal tidak).
Mencret merupakan gangguan pencernaan dengan tanda kotoran sangat lembek berwarna putih atau hijau. Mencret biasanya diikuti dengan menurunnya vitalitas hidup: perkutut terlihat lesu dan nafsu makan berkurang. Jika terlihat gejala seperti ini, air minum perkutut bisa diberi obat B*rdBl*wn. Obat ini akan memulihkan kesehatan perkutut jika mencret yang dideritanya belum parah.

Cara Memelihara Piyik / Anakan Perkutut 

Para peternak perkutut tentulah mempunyai kiat sendiri-sendiri sesuai selera masing-masing dan berdasarkan pengetahuan yang diyakini benar untuk memlihara piyik perkutut, mulai dari telor menetas sampai piyik berumur 5(lima) bulan.

Demikian pula penulis, juga mengeterapkan cara untuk memelihara piyik berdasarkan pengetahuan yang dimiliki disamping pengalaman yang didapatnya selama lebih dari setahun ini membuat peternakan perkutut secara sederhana.

Artikel :
Cara Ternak Burung Cucak Rowo 
Cara Mudah Ternak Burung Lovebird 
Cara Ternak Burung Murai Batu


Langkah-I 

Telor-telor perkutut selama ini tetap diberikan kepada Induknya untuk mengeraminya sampai menetas setelah sekitar 14-15 hari. Dalam keadaan tidak normal bisa saja terjadi, telor ditinggalkan induknya setelah dierami hanya beberapa hari, maka telor tersebut akan diusahakan dititipkan Puter untuk melanjutkan mengeraminya.

Setelah telor menetas, maka piyik-piyik tersebut paling tidak selama 7(tujuh)-9(sembilan) hari masih akan tetap bersama induk perkutut untuk diloloh ( diberi makan/minum ) sampai waktunya untuk dipasangkan Ring pada kakinya.

Langkah-II 

Kemudian ada 2(dua) cara yang dilakukan untuk pemeliharaan/membesarkan piyik-piyik tersebut yaitu :


  1. Piyik-piyik tetap diasuh dan dibesarkan induknya sendiri sampai waktunya disapih/dipisahkan setelah piyik berumur sekitar 1.5 bulan atau ketika induknya sudah mulai bertelor lagi.
  2. Piyik-piyik diasuh dan dibesarkan oleh induk Puter. Jika cara ini dilakukan, maka perlu dipilih Puter yang baik dan sehat serta yang sedang mengerami telornya minimal sudah 10 hari lamanya, supaya sudah menghasilkan susu ditemboloknya.
Untuk mempercepat pertumbuhan si piyik, dapat diberikan makanan tambahan berupa Voer atau Dog food, atau kacang kedelai putih yang ditumbuk menjadi agak halus dicampurkan kedalam makanan induknya yang biasanya terdiri dari ; Millet putih, Jawawut atau Millet merah, Ketan hitam, Beras merah, Gabah putih/merah dan juga Jagung beras. Disamping itu juga tambahan Vitamin pada minumannya dan agar diusahakan piyik-piyik mendapatkan sinar matahari pagi selama 2-3 jam per hari.

Langkah-III 

Piyik-piyik yang berumur sekitar 1.5 bulan setelah disapih/dipisahkan dari induknya atau Puter, dimasukkan kedalam kandang sedang ukuran kira-kira 50 x 50 x 80 cm3 yang dapat diisi sebanyak 7-8 piyik perkutut.

Untuk menjaga kesehatan dan mempercepat pertumbuhan, maka piyik-piyik tersebut diberikan Vitamin tambahan yaitu misalnya ; B-plex, minyak ikan, kalsium/kalg juga obat anti cacing ( Combantrin sebesar 1/12 tablet ) dengan cara melolohkannya.

Agar diusahakan piyik-piyik yang dicampur dalam satu kandang mempunyai umur yang tidak jauh berbeda ( misalnya bedanya hanya kira-kira seminggu masih bisa ). Juga agar diusahakan kandang piyik ini dijemur pada sinar matahari pagi selama 2-3 jam per hari.

Pada umur 1.5 – 2.5 bulan ini, piyik-piyik tersebut sudah dapat mulai dipantau suaranya, walaupun masih berupa suara angin, sehingga sudah dapat mulai diadakan seleksi mana piyik yang berprospek dan mana yang biasa-biasa saja.

Pada tahap ini biasanya masih dibantu penghangat lampu dimalam hari, terutama saat udara dingin karena hujan dimusim penghujan atau waktu kelihatannya kurang sehat.

Langkah-IV 

Menjelang piyik berumur sekitar 2.5 bulan biasanya bulu-bulunya mulai rontok untuk ganti bulu, maka sebaiknya mereka dapat ditempatkan di kandang umbaran yang agak luas misalkan ukuran : 100 x 200 x 300 cm3 atau bisa sedikit lebih kecil juga bisa. Dan sebelum diumbar piyik-piyik tersebut sekali lagi diberikan obat anti cacing dan kalau perlu minyak ikan.

Selama 2 – 3 minggu didalam kandang umbaran tersebut, piyik-piyik dengan leluasa terbang kesana-kemari sambil melepaskan bulu-bulu piyiknya ( rontok ) dan badanya menjadi lebih sehat dengan gerakan terbang tersebut.

Langkah-V 

Selepas piyik berumur 3 – 3.5 bulan bertepatan dengan selesainya pergantian bulu, suara anggungannya juga sudah mulai pecah/keras, sehingga dapat diangkat dari kandang umbaran dan dimasukkan ke sangkar soliter untuk selanjutnya dapat mulai dilatih dengan menggantungkan di tiang atau dikerek di tiang gantangan sambil sesekali diikutkan lomba piyik hanging sampai umurnya mencapai 5 bulan selanjutnya piyik-piyik tersebut akan menjadi Perkutut Junior.

Untuk tahapan ini piyik-piyik sudah dibiasakan dimandikan sekali seminggu, biasanya setiap hari Kamis pagi/sore yaitu 2 hari menjelang hari lomba yang biasanya diadakan pada tiap hari Sabtu pagisore untuk kelas piyik. Sambil diberikan jamu-jamuan baik berupa yang sudah jadi yang dapat dibeli di pasar burung misalkan yang bermerek B*m* S*kt* atau P*rik*sit, dll., juga bisa dengan daun-daunan dari tanaman Saga, Katuk, dll. yang dihaluskan dan dijadikan bulat-bulat kecil dengan cara melolohkannya atau air perasannya diminumkan.

Demikian Artikel seputar anakan burung, dimana kudapatkan dari beberapa informasi internet kemudian beberapa kata kurubah atau kutambahkan, jadi bila ada tips trik ini yang kurang tepat mohon di share di kotak komentar di bawah ini, mohon maaf bila ada salah kata dan postingan kali ini mengenai Cara Merawat Piyik Perkutut dan Makanan

Baca Selengkapnya..